Sejarah Tentang Sepatu Reebok Di Dunia

Sejarah Tentang Sepatu Reebok Di Dunia

Sejarah Tentang Sepatu Reebok Di Dunia

Sejarah Tentang Sepatu Reebok Di Dunia. Klien Foster adalah elit. Dia merancang alas kaki untuk atlet profesional terbaik di seluruh dunia. Sebagai soal fakta, banyak atlet profesional di Olimpiade Musim Panas 1924 mengenakan sepatu yang dikembangkan oleh J.W. Foster dan Sons.

Reebok dimulai pada tahun 1895 di Bolton, Inggris oleh J.W. Membantu perkembangan. Pada versi awalnya, perusahaan itu disebut hanya J.W. Foster and Sons. Tujuan Foster mudah dilakukan: buat sepatu lari yang memungkinkan atlet berlari lebih kencang. Pelayanannya mencakup lonjakan ke pangkal tunggal setiap kali ketika beberapa pembuat sepatu menggunakan inovasi ini.

Selama popularitas Reebok tahun 1980 diluncurkan ke pasar global, dengan merek yang tak terelakkan muncul di lebih dari 170 negara. Pada tahun-tahun terakhir, Reebok telah melakukan kolaborasi dengan National Football League, National Basketball Association dan juga National Hockey League. Juru bicara untuk nama merek termasuk orang seperti Jay-Z, Lucy Liu dan juga Allen Iverson.

Pada bulan Januari 2006, Reebok mendapat adidas dan menjadi anak perusahaan. Adidas, yang secara resmi merupakan salah satu pesaing terbesar Reebok, membayar $ 3,8 miliar. Kemudian pada bulan November, Organisasi Bola Basket Nasional dan Asosiasi Bola Basket Nasional Wanita memilih mengganti merek Reebok atas barang dagangan mereka dengan adidas karena adidas jauh lebih dikenal di luar pasar AS dan Inggris daripada Reebok.

Sejarah Tentang Sepatu Reebok Di Dunia

Reebok benar-benar lepas landas di tahun 1980an saat sepatu olahraga wanita melanda pasar. Sementara perusahaan seperti Nike masih mendominasi Reebok saat tergolong sepatu lari, Reebok adalah singa di antara para pesaingnya saat tergolong aerobik. Reebok Freestyle diluncurkan pada tahun 1982 (versi high-top pada tahun 1985), dan juga dengan cepat menjadi sensasi budaya. Variasi pria dari Freestyle, yang disebut sebagai Ex-O-Fit, diikuti segera setelahnya. Dengan warna cemerlang serta tali Velcro, Freestyle dan Ex-O-Fit membantu menentukan mode 80’s.

J.W. Foster dan juga Sons tidak berakhir menjadi Reebok sampai tahun 1958 saat Joe dan juga Jeff Foster (anak laki-laki besar J.W.) berhasil mengubah firma tersebut. Reebok adalah tanda baca Afrikaans dari rhebok, yang merupakan sejenis antelop Afrika. Ejaan itu agak crash. Joe dan juga Jeff menemukan kata itu dalam kamus Afrika Selatan yang telah dimenangkan Joe sebagai anak muda.

Sepatu itu tidak tersedia di pasar Amerika sampai tahun 1979 ketika American Paul Fireman bertemu dengan sepatu Reebok di pameran global. Ketika Reeboks diluncurkan awal di Amerika Serikat, mereka mengembalikan uang Anda sebanyak 60 dolar dan juga merupakan salah satu alas kaki operasi paling mahal yang dipasarkan pada saat itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *